PERMAINAN CATUR KUTA BALI

Permainan Catur kuta bali ini merupakan kependekan dari catur kurang tambah bagi kali ^^.. Permainan ini dimainkan oleh 2 orang. Misal tim hitam dan tim putih (boleh warna yang berbeda kok). Permainan ini membutuhkan kemampuan dasar operasi hitung dasar kurang tambah bagi dan kali,

PERMAINAN PERSEGI AJAIB 4 x 4

Pada kesempatan ini akan memperkenalkan Permainan Persegi Ajaib 4 x 4 . Apakah persegi ajaib 4 x 4 itu? Persegi ajaib 4 x 4 merupakan persegi berukuran 4 x 4 sehingga didalamnya terdapat 16 kotak, Ajaib karena jumlah setiap angka yang ada pada bagian horizontal atau vertikal ataupun diagonalnya adalah sama . Tidak hanya itu, jumlah keempat angka pada setiap titik sudutnya juga sama, dan sebagainya.

Permainan kartu ajaib untuk menebak tanggal lahir

Kali ini kita akan membahas permainan matematika menggunakan kartu ajaib. Mengapa disebut kartu ajaib? apa istimewanya? mungkin itu adalah beberapa pertanyaan yang terlintas dibenak anda.
SIFAT DASAR LOGARITMA

SIFAT DASAR LOGARITMA

Logaritma adalah sebuah operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan. Secara umum, logartima ditulis sebagai berikut:

^a \log b = c \Leftrightarrow a^c = b
dengan a > 0, a\neq 1, b > 0
  • a disebut bilangan pokok logaritma atau Basis
  • b disebut bilangan yang dilogaritmakan
  • c disebut hasil logaritma
  • Untuk basis atau bilangan pokok 10 boleh tidak ditulis

Contoh :
^2 \log 8 = 3 \Leftrightarrow 2^3 = 8
^{10} \log 100 = 2 \Leftrightarrow 10^2 = 100
^5 \log 625 = 4 \Leftrightarrow 5^4 = 625
^a \log b = c \Leftrightarrow a^c = b

Sifat-sifat dasar logaritma

  1. ^a \log a = 1
  2. ^p \log (a \times b) = ^p \log a + ^p \log b
  3. ^p \log \frac {a}{b} = ^p \log a - ^p \log b
  4. ^p \log a^n = n \times ^p \log a
  5. ^a \log b = \frac {^p \log b}{^p \log a}
  6. ^a \log b = \frac {1}{^b \log a}
  7. {^a}^{^n} \log b^m = \frac {m}{n} \cdot ^a \log b
  8. ^a \log b \cdot ^b \log c = ^a \log c
  9. a^{^a \log b} = b
Sifat - sifat operasi hitung dasar

Sifat - sifat operasi hitung dasar

Di dalam sistem bilangan, kita mengenal beberapa sifat operasi hitung, seperti sifat komutatif, asosiatif, dan sifat distributif. 

Sifat Komutatif

Sifat komutatif disebut juga sifat pertukaran. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut:
3 + 5 = 8, dan 5 + 3 = 8
Jadi, 3 + 5 = 5 + 3
Atau secara umum a + b = b + a  (sifat komutatif pada penjumlahan)
3 x 5 = 15, dan 5 x 3 = 15
Jadi, 3 x 5 = 5 x 3
Atau, secara umum a \times b = b \times a  (sifat komutatif pada perkalian)
Apakah sifat komutatif juga berlaku pada pengurangan dan pembagian? Coba perhatikan contoh berikut:
3 – 5 = -2, sedangkan 5 – 3 = 2
Ternyata 3 – 5 ≠ 5 – 3, atau secara umum dapat ditulis a - b \neq b - a
Jadi, sifat komutatif tidak berlaku pada pengurangan. Bagaimana dengan sifat komutatif pada pembagian? Silakan pembaca menyimpulkannya sendiri.

Sifat Asosiatif

Pada penjumlahan dan perkalian tiga buah bilangan bulat atau lebih kita juga mengenal sifat asosiatif, atau yang disebut juga sifat pengelompokkan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di contoh berikut:
(3 + 4) + 5 = 7 + 5 = 12
3 + (4 + 5) = 3 + 9 = 12
Jadi, (3 + 4) + 5 = 3 + (4 + 5)
Secara umum dapat ditulis (a + b) + c = a + (b + c)  (sifat asosiatif pada penjumlahan)
(3 x 4) x 5 = 12 x 5 = 60
3 x (4 x 5) = 3 x 20 = 60
Jadi, (3 x 4) x 5 = 3 x (4 x 5)
Secara umum dapat ditulis (a \times b) \times c = a \times (b \times c)  (sifat asosiatif pada perkalian)
Bagaimana dengan pembagian dan pengurangan? Apakah juga berlaku sifat asosiatif?

Sifat Distributif

Selain kedua sifat  tersebut di atas, masih terdapat satu lagi yaitu sifat Distributif. Sifat distributif disebut juga sifat penyebaran. Perhatikan beberapa contoh berikut!
3 x (4 + 5) = 3 x 9 = 27, dan
(3 x 4) + (3 x 5) = 12 + 15 = 27
Ternyata 3 x (4 + 5) = (3 x 4) + (3 x 5)
Secara umum dapat ditulis a \times (b + c) = (a \times b) + (a \times c)
3 x (4 – 5) = 3 x (-1) = -3, dan
(3 x 4) – (3 x 5) = 12 – 15 = -3
Ternyata 3 x (4 – 5) = (3 x 4) – (3 x 5)
Secara umum dapat ditulis a \times (b - c) = (a \times b) - (a \times c)
Sifat di atas disebut sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan dan pengurangan.
Beberapa Catatan Penting!
  • Pada operasi penjumlahan mempunyai ‘elemen netral penjumlahan’, yaitu 0.
  • Pada operasi penjumlahan juga mempunyai invers penjumlahan. Invers penjumlahan dari a adalah -a
  • Pada operasi perkalian mempunyai unsur identitas/elemen netral, yaitu 1.
  • Pada operasi perkalian juga mempunyai invers perkalian. Invers perkalian dari a adalah \frac {1}{a}

RUMUS SUPER CEPAT KESEBANGUNAN PADA TRAPESIUM

Pada sebuah trapesium ABCD, dimana AB//CD terdapat titik E pada AD dan titik F pada BC sedemikian rupa sehingga AB//EF//CD.


EF = \frac{(AE \times DC) + (AB \times DE)}{AE + ED}

CONTOH

Solusi :

x = [3(14) + 7(8)] / (3+7)
x = (42 + 56) / 10
x = 98 / 10
x = 9,8

Jadi jawabannya adalah D

Gampang kan ^^
Strategi Pembelajaran Kelompok

Strategi Pembelajaran Kelompok

Strategi Pembelajaran Kelompok

Dalam model pembelajaran kooperatif sangat penting untuk memfasilitasi siswa untuk dapat belajar dan bekerjasama dalam kelompok. Ada beberapa strategi bagaimana membuat dan menjalankan skenario pembelajaran secara kelompok. Berikut ini beberapa di antaranya.
FILOSOFI TOPLES

FILOSOFI TOPLES

FILOSOFI TOPLES

Seorang profesor sedang mengajar dikelas filsafat. saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dengan bola-bola golf. kemudian berkata pada murid muridnya, apakah toples sudah penuh.....? Mereka setuju !!!!!

STANDAR ISI MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

STANDAR ISI MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA


A.  Latar Belakang

Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Perkembangan pesat di bidang teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini dilandasi oleh perkembangan matematika di bidang teori bilangan, aljabar, analisis, teori peluang dan matematika diskrit.  Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini.
RUMUS SUPER CEPAT PERSAMAAN GARIS UNTUK UN SMP

RUMUS SUPER CEPAT PERSAMAAN GARIS UNTUK UN SMP

Ada beberapa soal pada materi persamaan garis  yang sering ditanyakan di UN. Antara lain :

SOAL 1
Tentukan persamaan garis yang melalui titik (1,3) dan bergradien 23.
Untuk menyelesaikan soal ini gunakan rumus berikut,
Persamaan garis melalui titik (x1,y1) dan bergradien ab yaitu
axby=ax1by1
Nah, berdasarkan rumus di atas maka persamaan garis yang melalui titik (1,3) dan bergradien 23 adalah
2x3y=2(1)3(3)=29=11 ===>2x3y+11=0

Misal ada yang tanya persamaan garis yang melalui titik (4,7) dan bergradien 3 ya sama saja. Ingat saja bahwa 3=31, maka persamaan garisnya ya 3xy=3(4)7=5.
SOAL 2
Tentukan persamaan garis yang melalui titik (2,1) dan (2,5).
Caranya gampang. Cari dulu gradiennya,
m=y2y1x2x1=5(1)2(2)=64=32

Selanjutnya gunakan rumus kita tadi. Persamaan garisnya yaitu
3x2y=3(2)2(5)=4 ===>3x2y+4=0
Anda bebas memilih titik mana yang disubstitusikan. 


SOAL 3
Tentukan persamaan garis yang melalui titik (7,1) dan sejajar dengan garis 5x3y11=0
Pake rumus ini aja,
Persamaan garis yang melalui titik (x1,y1) dan sejajar dengan garis ax+by+c=0yaitu
ax+by=ax1+by1
Jadi, persamaan garis yang melalui titik (7,1) dan sejajar dengan garis 5x3y11=0adalah
5x3y=5(7)3(1)=353=32  ===>5x3y− 32 = 0

SOAL 4
Tentukan persamaan garis yang melalui titik (7,1) dan tegak lurus dengan garis 5x3y11=0
Rumusnya ini ya
Persamaan garis yang melalui titik (x1,y1) dan tegak lurus dengan garis ax+by+c=0 yaitu
bxay=bx1ay1
Jadi, persamaan garis yang melalui titik (7,1) dan tegak lurus dengan garis 5x3y11=0adalah
3x5y=3(7)5(1)=215=26 ===>3x+5y= 26

sumber : pintar matematika