1.2 Menentukan Akar-Akar (Penyelesaian) Persamaan Kuadrat
Menyelesaikan persamaan kuadrat artinya mencari nilai x yang jika dimasukkan ke dalam persamaan, hasilnya membuat persamaan tersebut bernilai benar (= 0). Nilai x ini disebut akar-akar persamaan kuadrat.
Ada 2 metode utama yang paling sering digunakan di SMP:
Metode A: Faktorisasi (Pemfaktoran)
Metode ini digunakan dengan cara mengubah bentuk aljabar menjadi perkalian dua faktor. Jika persamaan berbentuk x² + bx + c = 0 (di mana a = 1), kita harus mencari dua angka, sebut saja p dan q, dengan syarat:
Jika dikali hasilnya c (p × q = c)
Jika dijumlah hasilnya b (p + q = b)
Bentuknya akan menjadi: (x + p)(x + q) = 0
Contoh Soal:
Carilah akar-akar dari x² + 5x + 6 = 0.
Kita cari dua angka yang kalau dikali = 6, dan kalau dijumlah = 5.
Angka yang cocok adalah 2 dan 3 (karena 2 × 3 = 6 dan 2 + 3 = 5).
Tuliskan dalam bentuk faktor:
(x + 2)(x + 3) = 0Maka penyelesaiannya:
x + 2 = 0 → x1 = -2
x + 3 = 0 → x2 = -3Jadi, akar-akannya adalah x = -2 atau x = -3.
Metode B: Rumus Kuadratik (Rumus ABC)
Jika persamaan kuadratnya memiliki angka yang rumit atau tidak bisa difaktorkan dengan mudah, gunakan rumus sakti ini:
x1,2 = [-b ± ,√(b²- 4ac)] / 2a
Contoh Soal:
Carilah akar-akar dari x² - 2x - 3 = 0 menggunakan Rumus ABC.
Identifikasi: a = 1, b = -2, c = -3.
Masukkan ke dalam rumus:
x1,2 = [-(-2) ± √((-2)²- 4(1)(-3)] / 2(1)
x1,2 = ]2 ± √(4+ 12)] / 2(1)
x1,2 = (2 ± √16) / 2
x1,2 = (2 ± 4/ / 2
Sekarang, pecah menjadi dua nilai x:
Untuk tanda (+): x1 = (2 + 4) / 2 = 6 / 2 = 3
Untuk tanda (-): x2 = (2 - 4) / 2 = -2 / 2 = -1Jadi, akar-akannya adalah x = 3 atau x = -1
0 komentar:
Post a Comment